Sekjen PBB kepada Israel: Kenapa 196 Pekerja Kemanusiaan di Gaza Dibunuh?

Anton Suhartono
Antonio Guterres menyerukan penyelidikan independen terkait tewasnya 196 pekerja kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina, oleh Israel (Foto: Reuters)

“Pemerintah Israel telah mengakui kesalahannya. Tetapi masalah utamanya bukanlah siapa yang melakukan kesalahan, namun strategi dan prosedur militer yang ada memungkinkan kesalahan tersebut terjadi berulang kali," katanya, dikutip dari Reuters, Sabtu (6/4/2014).

Untuk memastikan kejadian ini tak berulang, kata Guterres, perlu penyelidikan independen serta perubahan frontal yang dilakukan militer Zionis di lapangan.

“196 pekerja kemanusiaan terbunuh dan kita ingin tahu kenapa mereka semua dibunuh,” ujarnya.

Dewan Keamanan PBB melakukan pertemuan pada Jumat guna membahas situasi kelaparan di Gaza serta serangan terhadap pekerja kemanusiaan.

“Jika kita bertemu di utara Gaza, kita ber-15  tak akan mendapat makanan. 10 dari kita akan melalui siang dan malam tanpa makan. Setengah dari kita sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan,” kata Duta Besar Slovenia untuk PBB, Samuel Zbogar, menggambarkan parahnya situasi di Gaza.

Seorang pejabat senior bantuan PBB Ramesh Rajasingham mendesak semua negara untuk berperan menghentikan pelanggaran hukum kemanusiaan yang dilakukan Israel, melalui tekanan diplomatik dan ekonomi. Bukan hanya itu dia meminta negara-negara menghentikan ekspor senjata terhadap Israel sesuai kepatuhan terhadap aturan perang. 

Bahkan Rajasingham mengajak semua negara untuk tak membiarkan Israel menikmati impunitas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Brutal! Pasukan Israel Ledakkan Panti Jompo di Lebanon

1 hari lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

5 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

5 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

5 hari lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal