Selandia Baru Turunkan Peringatan Tsunami, Warga Mulai Kembali ke Rumah

Djairan
Selandia Baru menurunkan status peringatan tsunami setelah ancaman gelombang tinggi akibat gempa bumi telah berlalu pada Jumat (5/3/2021) pagi. (Foto: Metro.co.uk).

Pihak berwenang sebelumnya menyatalam gelombang tsunami bisa mencapai 3 meter di atas permukaan air pasang. Ini membuat ribuan warga di daerah seperti Northland dan Bay of Plenty diungsikan ke daratan yang lebih tinggi. Namun, kini mereka sudah bisa kembali ke rumah.

Linda Tatare, seorang penduduk Teluk Anaura, di pantai timur North Island, mengatakan sekitar 50 komunitas penduduk pergi ke tempat yang lebih tinggi pada Jumat pagi hari.

“Semua orang, dan anjing mereka, ada di atas bukit. Kita aman, kita semua bisa melihat rumah-rumah kita dari sini,” kata Tatare kepada Reuters.

Para ilmuwan mengatakan, rangkaian gempa selama 8 jam pada Jumat itu disebabkan oleh gerakan tektonik di perbatasan lempeng Australia dan Pasifik, bagian dari Cincin Api Pasifik yang diduduki Selandia Baru.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

57 tahun lalu

Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 5,9 Guncang Tahuna Sulut

57 tahun lalu

BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Pesisir Barat Sumatra, Percepat Peringatan Dini Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal