Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

Anton Suhartono
Penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran pada Minggu (21/6) memicu respons keras Donald Trump (Foto: AP)

"Jika mereka tidak melakukannya, kami akan kembali menyerang Iran dengan sangat keras, seperti yang kami lakukan pekan lalu, hanya saja lebih keras lagi," kata Trump melalui platform media sosial Truth Social.

Pernyataan itu disampaikan saat perang antara Israel dan Hizbullah masih berkecamuk di Lebanon, meskipun AS sebelumnya telah mengumumkan gencatan senjata pada Jumat lalu.

Di medan tempur, Israel disebut semakin kesulitan menghadapi perlawanan Hizbullah di Lebanon Selatan. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengakui kehilangan sedikitnya empat tentaranya, termasuk seorang perwira, dalam beberapa hari terakhir.

Kerugian tersebut diikuti peningkatan serangan udara Israel ke wilayah Lebanon. Sedikitnya 32 orang dilaporkan tewas akibat pemboman yang terjadi dalam sehari pada Sabtu (20/6/2026).

Trump menambahkan AS dapat menjadi "malaikat pelindung" Selat Hormuz sekaligus mengambil keuntungan dari jalur strategis tersebut. Dia bahkan menyebut kemungkinan AS memperoleh 20 persen minyak yang dihasilkan dari kawasan itu.

"Jika mereka tidak membuat kesepakatan, kami akan memungut biaya," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Senator AS: Amerika Kalah Perang, Iran Justru Semakin Kuat!

17 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS

18 jam lalu

Begini Drama Evakuasi Trump dari Pesawat Air Force One di Turki, Dibawa Pakai Truk Logistik

19 jam lalu

Trump Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz 100%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal