Senjata Rusia Ini Diklaim Paling Ampuh Digunakan selama Agresi Militer Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan salah satu rudal yang diujicobakan Rusia, beberapa waktu lalu (ilustrasi). (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id Rusia telah menggunakan berbagai macam senjata dalam pertempuran di Ukraina sejak setahun lalu. Namum, ada satu jenis senjata yang dilklaim Moskow memiliki efektivitas tempur paling tinggi selama berlangsungnya agresi militer di negeri tetangganya itu.

Senjata itu berupa rudal udara-ke-udara R-37M. “Ketika rudal itu digunakan... satu rudal cukup untuk (menghancurkan) satu pesawat militer Ukraina,” ungkap salah satu sumber militer Rusia kepada kantor berita Sputnik, Sabtu (11/3/2023).

Sumber itu mengatakan, rudal R-37M telah digunakan untuk melawan berbagai target udara Ukraina. Senjata itu diluncurkan dari pesawat tempur multiperan Su-35S Rusia, pesawat pencegat MiG-31BM, serta pesawat tempur Su-57 generasi kelima.

“Rudal R-37M telah menembak jatuh pesawat tempur Su-27 dan MiG-29 Ukraina, pesawat serang Su-25, pembom garis depan Su-24M, helikopter terbang rendah, serta berbagai drone, termasuk Bayraktar (buatan Turki),” ujar sumber itu. 

“Pada saat yang sama, rudal tersebut telah menunjukkan efisiensi tinggi dalam mencapai target, bermanuver dengan beban berlebih,” kata dia.

Sumber itu menuturkan, rudal R-37M Rusia yang baru memiliki karakteristik unik untuk kelas rudal udara-ke-udara, baik dalam hal jangkauan, kecepatan, maupun ketinggian target yang dihantam.

Jangkauan maksimum peluncuran R-37M adalah sekitar 300 km, dengan ketinggian target potensial antara 30 meter dan 25 km. Sementara kecepatan terbang maksimum rudal adalah enam kali kecepatan suara, yang pada dasarnya membuatnya tergolong rudal hipersonik.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal