Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

Anton Suhartono
Pete Hegseth menghadapi upaya pemakzulan setelah dituduh menyalahgunakan jabatannya dalam perang melawan Iran. (Foto: AP)

Pentagon menanggapi pengajuan tersebut dengan menegaskan bahwa Departemen Pertahanan tetap solid di bawah kepemimpinan Hegseth.

"Seluruh jajaran Departemen bersatu mendukung visi Menteri dan akan terus bekerja untuk memprioritaskan para prajurit serta kepentingan AS," ujar Juru Bicara Pentagon Kingsley Wilson, seperti dikutip Anadolu, Rabu (16/9/2026).

Upaya pemakzulan ini berlangsung ketika perang AS-Israel melawan Iran memasuki bulan ketujuh sejak dimulai pada 28 Februari 2026. Konflik tersebut juga memicu perdebatan di Kongres mengenai kewenangan pemerintah dalam menjalankan operasi militer tanpa persetujuan legislatif.

Sejumlah anggota Kongres, terutama dari Partai Demokrat, sebelumnya berulang kali mendukung resolusi yang mendesak Trump mengakhiri perang kecuali memperoleh persetujuan Kongres. Namun, berbagai upaya tersebut belum berhasil menghentikan permusuhan.

Di sisi lain, perkembangan perang Iran turut menjadi persoalan politik bagi Partai Republik menjelang pemilu paruh waktu pada 3 November 2026.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Trump Siapkan Rencana jika Partai Republik Kalah Pemilu AS, Apa Saja?

17 jam lalu

Ngeri! Penembakan Selama Halloween di AS, 24 Orang Tewas 90-an Luka

22 jam lalu

Militan Gibran: Putusan MA Tak Otomatis Jadi Dasar Pemakzulan Wapres

22 jam lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal