Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

Anton Suhartono
Pete Hegseth menghadapi upaya pemakzulan setelah dituduh menyalahgunakan jabatannya dalam perang melawan Iran. (Foto: AP)

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis Senin (15/9/2026) menunjukkan Demokrat unggul dalam preferensi suara untuk Kongres, yakni 44 persen berbanding 37 persen untuk Republik.

Popularitas Trump juga dilaporkan menurun sejak perang dimulai. Konflik tersebut turut mendorong kenaikan harga bahan bakar di AS hingga mendekati rekor tertinggi dan meningkatkan tekanan terhadap biaya hidup masyarakat.

Massie sendiri tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR dalam pemilu paruh waktu. Dia kalah dalam pemilihan pendahuluan Republik pada Mei dari Ed Gallrein, mantan anggota Navy SEAL yang mendapat dukungan Trump.

Dengan pengajuan resolusi tersebut, perdebatan mengenai kewenangan presiden dan Departemen Pertahanan dalam menjalankan perang tanpa persetujuan Kongres kembali mencuat di Washington.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Trump Siapkan Rencana jika Partai Republik Kalah Pemilu AS, Apa Saja?

17 jam lalu

Ngeri! Penembakan Selama Halloween di AS, 24 Orang Tewas 90-an Luka

22 jam lalu

Militan Gibran: Putusan MA Tak Otomatis Jadi Dasar Pemakzulan Wapres

22 jam lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal