Serangan Udara AS di Afgahnistan, 30 Warga Termasuk 16 Anak Tewas

Nathania Riris Michico
Pasukan Taliban di Afghanistan. (Foto: AP)

“Pada saat serangan, pasukan darat tidak mengetahui warga sipil di dalam atau di sekitar kompleks; mereka hanya tahu Taliban menggunakan gedung sebagai posisi berperang,” terang juru bicara pasukan NATO dalam sebuah pernyataan.

"Kami menyelidiki setiap dugaan kesalahan yang kredibel dan meninjau setiap misi untuk belajar, beradaptasi, dan meningkatkan," sambungnya.

Bulan lalu, PBB menyebut jumlah korban sipil dari serangan udara dalam sembilan bulan pertama tahun ini sudah lebih tinggi daripada di seluruh tahun konflik sejak setidaknya 2009.

Peningkatan itu datang bersamaan dengan lonjakan tajam dalam jumlah operasi udara di bawah strategi AS yang ditujukan untuk meningkatkan tekanan pada Taliban guna memaksa mereka menerima akhir negosiasi perang 17 tahun.

Menurut angka dari militer AS, pesawat AS mengeluarkan 5.213 senjata pada akhir September, naik dari 4.361 untuk seluruh 2017 dan jumlah tertinggi sejak 2011 ketika ada lebih dari 100.000 pasukan AS di Afghanistan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

57 tahun lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal