Seruan Setop Perang Gaza Meluas di Israel, Puluhan Ribu Teken Petisi termasuk Mantan PM Ehud Barak

Anton Suhartono
Komponen masyarakat sipil Israel ikut menandatangani petisi mendesak penghentian perang di Gaza, termasuk mantan PM Ehud Barak (Foto: AP)

Ambisi itu telah mengorbankan nyawa para sandera, tentara, warga sipil tidak bersalah, serta menggerorgoti pasukan cadangan.

Mereka yakin perang yang terus berlanjut di Gaza tak akan bisa memulangkan para sandera, bahkan sebaliknya membahayakan nyawa mereka.

"Seperti ditunjukkan di masa lalu, hanya kesepakatan yang dinegosiasikan yang bisa memastikan memulangkan dengan aman ke Israel mereka yang disandera,” demikian isi petisi, merujuk pada dua kali pertukaran tahanan saat gencatan senjata Israel-Hamas pada November 2023 serta Februari-Maret 2025.

Dalam petisi terpisah, lebih dari 3.000 guru mengungkapkan dalam seruan mereka bahwa desakan penghentian perang bukan untuk menolak wajib militer, melainkan upaya untuk menyelamatkan nyawa.

Hampir 3.000 profesional medis Israel, termasuk tiga peraih Hadiah Nobel, menandatangani petisi lain yang menyerukan pemerintah segera membebaskan sandera di Gaza dengan menghentikan perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

2 hari lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

2 hari lalu

Israel Bobol! Banyak Senjata Dicuri dari Gudang Senjata Selama Perang Gaza

4 hari lalu

Miris! Gedung Tempat Tinggal di Gaza Dihuni Puluhan Orang Ambruk, 20 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal