Setelah AS, Giliran Jepang dan Belanda Minta Warganya Segera Tinggalkan Ukraina

Anton Suhartono
Giliran Jepang dan Belanda yang meminta warganya segera meninggalkan Ukraina (Foto: Reuters)

"Sederhananya, kita terus melihat tanda-tanda eskalasi Rusia yang sangat mengganggu, termasuk pasukan baru yang tiba di perbatasan Ukraina," ujarnya, menambahkan.

Rusia telah mengirim lebih dari 100.000 tentara di dekat Ukraina. Pekan ini sekitar 30.000 pasukan Beruang Merah menggelar latihan perang bersama Belarusia. Selain itu Rusia menggelar latihan Angkatan Laut di Laut Hitam.

Rusia berkali-kali membantah akan menyerang Ukraina, namun menegaskan bisa mengambil tindakan militer tidak ditentukan, kecuali tuntutan mereka dipenuhi. Di antara tuntutan itu adalah NATO harus menolak Ukraina masuk menjadi anggotanya serta menarik pasukan dari Eropa Timur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
11 jam lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang

Internasional
13 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
13 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
14 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal