Shinjiro Koizumi, Sosok yang Digadang-gadang Jadi Calon PM Jepang

Nathania Riris Michico
Pada usia 38 tahun, Shinjiro Koizumi menyandang predikat sebagai menteri termuda ketiga sejak Perang Dunia II. (FOTO: REUTERS)

Para pakar berpendapat, salah satu aspek yang patut diperhatikan dari Shinjiro adalah sikapnya soal energi nuklir.

Walaupun Shinzo Abe—yang diperkirakan tetap menjabat perdana menteri sampai September 2021—berkomitmen untuk memakai energi nuklir, ayah Shinjiro merupakan penentang energi nuklir setelah bencana Fukushima pada 2011.

Sejauh ini dia hanya memberikan pertanda.

"Saya ingin mempelajari bagaimana kita akan membuang (pembangkit listrik tenaga nuklir), bukan bagaimana mempertahankannya," ujarnya, saat ditunjuk sebagai menteri lingkungan, sebagaimana dikutip kantor berita Kyodo News.

Lepas dari isu nuklir, perhatian utamanya kini tersita pada topik lain, yaitu apakah dia akan mengambil cuti atau tidak ketika anaknya lahir awal tahun depan. Jika dia mengambil cuti, itu adalah pertama kalinya seorang menteri kabinet melakukannya.

Dia mengaku masih mempertimbangkannya.

Namun, dia menyebut, "Jepang kaku dan usang karena masyarakat berdebat mengenai kelebihan dan kekurangannya hanya karena saya berkata akan mempertimbangkannya."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Undang PM Jepang Sanae Takaichi ke Indonesia: Kami akan Sambut Hangat

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Ungkap Hasil Pertemuan dengan PM Jepang, Perkuat Kerja Sama Energi-Keamanan

Nasional
5 hari lalu

Prabowo ke PM Takaichi: Terima Kasih Undang Saya ke Jepang di Musim Bunga Sakura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal