Siapa Reza Pahlevi, Sosok yang Dikaitkan dengan Demonstrasi Rusuh di Iran?

Anton Suhartono
Gelombang demonstrasi yang terjadi di Iran mencuatkan satu nama, Reza Pahlevi (Foto: AP)

Reza Pahlevi telah secara terbuka mengeluarkan seruan kepada demonstran untuk lebih dari sekadar protes jalanan. Dalam pesan yang ia bagikan melalui platform media sosial, dia meminta pendukungnya untuk mengatur demonstrasi massal, bahkan mengambil alih pusat-pusat kota sebagai simbol perlawanan terhadap rezim saat ini.

Selain itu, Pahlevi juga menyerukan koordinasi terhadap pekerja di sektor-sektor penting seperti transportasi, minyak, dan energi untuk melakukan strike nasional, strategi yang bertujuan menekan sendi-sendi ekonomi yang menopang rezim.

Visi dan Tujuan Politik

Meski berasal dari keluarga monarki, Pahlevi secara berulang mengatakan bahwa dia tidak ingin kembali memerintah sebagai raja otoriter seperti sebelum 1979. Sebagai gantinya, dia menyebut dirinya sebagai “perekat transisi menuju demokrasi”, seorang tokoh yang mendukung referendum bagi rakyat Iran untuk menentukan bentuk pemerintahan mereka sendiri, baik republik, monarki konstitusional, atau model lain yang dipilih secara demokratis.

Respons dan Persepsi yang Beragam

Keterlibatan Pahlevi menuai respons yang berbeda-beda:

  • Pendukung oposisi di luar negeri melihatnya sebagai simbol persatuan dan harapan untuk masa depan yang lebih terbuka dan demokratis.
  • Namun, beberapa aktivis di dalam Iran skeptis terhadap gagasan monarki baru, mengingat sejarah panjang monarki Pahlevi yang kontroversial dan hubungan era sebelumnya dengan kekuasaan Barat.

Pemerintah Republik Islam secara resmi menentang seruan-seruan tersebut, bahkan menyatakan bahwa para demonstran dan mereka yang “membantu pengunjuk rasa” dapat dikenai hukuman keras termasuk tuduhan sebagai musuh negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Trump Tegaskan Belum Akan Serang Iran saat Ini

13 jam lalu

9 Fakta Pemilu AS: Rebutkan 435 Kursi DPR-35 Senat hingga Biaya Kampanye Fantastis

14 jam lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

15 jam lalu

Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal