Sidang Kasus Korupsi, Netanyahu Salahkan Media Massa

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menyalahkan media massa di balik tuduhan korupsi yang menjeratnya (Foto: AP)

Dia didakwa memberikan keuntungan kepada perusahaan Bezeq Telecom Israel dalam bentuk keringanan regulasi senilai 1,8 miliar shekel atau sekitar Rp8 triliun (kurs saat ini). Hadiah itu diberikan karena perusahaan yang memiliki jaringan media massa itu memberikan pemberitaan positif untuk dirinya dan sang istri, Sara Netanyahu.

Dia juga dituduh merundingkan kesepakatan dengan pemilik surat kabar Yedioth Ahronoth untuk liputan positif sebagai imbalan atas undang-undang (UU) yang memperlambat pertumbuhan pesaingnya. Netanyahu membantah semua tuduhan terhadapnya. 

“Jika saya menginginkan liputan yang bagus, yang harus saya lakukan hanyalah memberi isyarat ke arah solusi dua negara. Jika saya bergerak dua langkah ke kiri, saya akan dipuji,” katanya, menyindir media massa.

Dia juga membanggakan dirinya sebagai pembela setia Israel yang mampu menahan tekanan kekuatan internasional serta media di dalam negeri yang menjadi musuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Israel Klaim Bunuh Komandan Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri, Sosok Kunci Penutupan Selat Hormuz

Nasional
12 jam lalu

Melihat yang Tak Lagi Berarti Percaya: Krisis Kebenaran di Era Deepfake

Internasional
19 jam lalu

Viral! Ribuan Burung Gagak Bikin Langit Tel Aviv Jadi Gelap, Netizen: Pertanda Bencana

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Yordania, Serukan Iran-Israel Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal