"Hasil musyawarah tersebut akan disampaikan dalam kabinet, kemudian disampaikan kepada Yang di-Pertuan Agong. Keputusan akan disampaikan pada pekan depan," katanya.
Pada 1 April Arab Saudi meminta umat Islam untuk menunggu sampai ada kejelasan lebih lanjut tentang pandemi.
Menteri urusan haji Arab Saudi Mohammad Benten mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan seluruh keperluan haji untuk tahun ini, tapi kondisi wabah virus corona belum bisa dipastikan sampai kapan berakhir.
"Arab Saudi sepenuhnya siap untuk melayani jamaah haji dan umrah, tapi dalam kondisi saat ini, ketika kita berbicara tentang pandemi global, Kerajaan lebih fokus untuk melindungi kesehatan umat Islam dan warga negara dan oleh karena itu kami meminta muslim di semua negara untuk menunda (persiapan) sampai situasinya jelas,” ujarnya, saat itu.
Pada awal Maret, Saudi menghentikan izin umrah bagi muslim di seluruh dunia, disusul dengan penutupan Masjidil Haram serta Masjid Nabawi. Namun mulai pekan ini aktivitas ibadah di Masjid Nabawi sudah dimulai dan akan menyusul Masjidil Haram.