Singapura Larang Warganya Berperang di Ukraina, Bisa Dipenjara Seumur Hidup

Anton Suhartono
Singapura melarang warganya berangkat ke Ukraina untuk berperang melawan Rusia (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Singapura melarang warganya pergi ke Ukraina untuk bertempur melawan pasukan Rusia. Kedutaan Besar Ukraina di Singapura menerima telepon dari beberapa warga yang bersedia untuk bergabung dalam Legiun Internasional untuk Pertahanan Teritorial Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengajak warga asing untuk bergabung melawan pasukan Rusia yang disambut luas. Beberapa pemerintahan mengizinkan warganya untuk berangkat seperti Inggris dan Latvia.

Kementerian Dalam Negeri Singapura menegaskan, berangkat ke Ukraina untuk berperang merupakan pelanggaran. Hukum di Singapura melarang warganya mengangkat senjata melawan negara yang tak bermusuhan.

"Kami ingin menggarisbawahi, pelanggaran bagi siapa pun yang berada di Singapura, untuk berkorban, berupaya untuk berkorban, atau bersekongkol mengobarkan perang, melawan pemerintahan mana pun yang tidak sedang berperang dengan Singapura," bunyi pernyataan, dikutip dari The Straits Times, Kamis (10/3/2022).

Disebutkan, warga Singapura yang berperang di luar negeri, secara hukum dianggap sama seperti melakukannya di dalam negeri, dan harus bertanggung jawab atas pelanggaran tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

5 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

6 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

6 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal