Sistem Pertahanan Udara Israel Keok, Iran Gunakan Perang Elektronik?

Anton Suhartono
Permukiman di Tel Aviv porak-poranda akibat serangan rudal Iran (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id – Serangan rudal besar-besaran Iran ke wilayah Israel sejak akhir pekan lalu mengejutkan banyak pihak, bukan hanya karena jumlahnya, tetapi juga tingkat akurasi dan keberhasilan menembus sistem pertahanan canggih Israel. 

Muncul spekulasi bahwa Iran tidak hanya mengandalkan kekuatan rudal semata, tetapi juga memanfaatkan teknologi perang elektronik (electronic warfare) untuk melumpuhkan sistem pertahanan udara Israel.

Sejumlah analis pertahanan menyebutkan bahwa Iron Dome dan David’s Sling, dua sistem pertahanan andalan Israel, gagal menghadang beberapa rudal balistik Iran, termasuk rudal Haj Qassem yang berkecepatan tinggi. Sebagian rudal dilaporkan berhasil mencapai target atau hanya dihadang sebagian, menimbulkan kerusakan signifikan di fasilitas militer dan energi.

Jejak Perang Elektronik dalam Serangan

Pakar militer Iran dalam wawancara dengan media lokal mengisyaratkan, komponen perang elektronik digunakan untuk membingungkan radar Israel, termasuk sistem komando dan kontrol rudal pencegat. Dalam laporan yang belum dikonfirmasi secara independen, disebutkan bahwa beberapa rudal pencegat Israel justru saling bertabrakan di udara, memperkuat dugaan adanya manipulasi sinyal atau spoofing.

"Ini bukan hanya soal rudal. Ini soal bagaimana kami bisa membutakan musuh sesaat sebelum serangan utama," kata seorang pejabat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dikutip dari kantor berita Tasnim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal