Situs Kemhan Ukraina Down, Rusia Dituding Jadi Biang Keladi

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi serangan siber. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut Pusat Komunikasi Strategis dan Keamanan Informasi Ukraina mengatakan, para pengguna Privatbank (salah satu bank terbesar di Ukraina) juga memiliki masalah dengan pembayaran dan aplikasi perbankan mereka. Akan tetapi, pihak Privatbank belum memberikan komentar terkait hal tersebut sampai sejauh ini.

Cloudflare, penyedia keamanan internet yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat, mengatakan bahwa mereka tidak melihat bukti adanya “aktivitas DDoS skala besar” di Ukraina terhadap pusat data ataupun pelanggannya di sana.

“Dari sudut pandang kami hari ini belum melihat lalu lintas serangan yang tidak biasa terhadap kami atau pelanggan kami di Ukraina,” ungkap perusahaan itu lewat email yang dikirim ke Reuters.

Sementara itu, Amerika Serikat dan sekutunya telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk menanggapi serangan digital dari Rusia, bahkan ketika informasi perinci tentang hal itu masih minim.

“Ada berbagai cara yang dapat kami lakukan untuk merespons—baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat—terhadap serangan dunia maya atau serangan lainnya,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

7 jam lalu

Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS, Iran: Mengkhayal

13 jam lalu

Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS

14 jam lalu

Gencatan Senjata 60 Hari dengan AS Berakhir, Ini Komentar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal