Soal Hukuman bagi LGBT, Sultan Brunei Ingin Perkuat Ajaran Islam

Anton Suhartono
Sultan Hassanal Bolkiah (Foto: AFP)

BANDAR SERI BEGAWAN, iNews.id - Pemimpin Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah konsisten menerapkan hukum Islam untuk pelanggaran besar di negaranya.

Pria 72 tahun itu tak terpengaruh dengan seruan internasional agar membatalkan hukuman yang dianggap tak sesuai HAM.

Seperti diketahui, Sultan menjadi perbincangan internasional setelah mengumumkan akan menerapkan hukum rajam hingga mati terhadap kalangan lesbian, gay, bisexual, transgender (LGBT).

Dalam pidatonya dekat Bandar Seri Begawan, Rabu (3/4/2019), Sultan memerintahkan agar pengajaran Islam kepada masyarakat lebih diperkuat.

"Saya ingin pengajaran Keislaman di negara ini berkembang lebih kuat," kata Sultan, dikutip dari AFP.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Komdigi Minta Aplikasi Hornet Dihapus dari App Store-Play Store, Dinilai Kampanyekan LGBT

9 hari lalu

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah Tiba-Tiba Cabut Gelar Bangsawan Menantu Perempuan, Kenapa?

12 hari lalu

Alasan MUI Haramkan Pria Berbusana Perempuan saat Karnaval 17 Agustusan: Rentan Disusupi LGBT

14 hari lalu

MUI Tegaskan Pria Berpakaian Perempuan Haram, Termasuk saat Karnaval Kemerdekaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal