Soal Kemunculan Covid Deltacron, Pakar Sebut Itu Hanya Kesalahan Lab

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi model 3 dimensi virus corona atau Covid-19. (Foto: Reuters)

Dia menjelaskan, orang memang dapat menderita influenza dan Covid pada saat yang bersamaan. Namun, kedua virus yang menyebabkan masing-masing gejala penyakit itu pada faktanya tidak dapat bergabung atau bersatu.

Berbeda dengan varian baru Covid-19 seperti varian omicron yang sangat berdampak pada jalannya pandemi, kasus infeksi simultan flu dan virus corona bukanlah hal baru.

Sejak awal pandemi, virus corona telah memunculkan lusinan varian. Empat di antaranya telah ditetapkan sebagai varian mengkhawatirkan oleh WHO, yaitu alpha, beta, delta, dan omicron.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

11 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

19 hari lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

19 hari lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal