Soal Serangan Berdarah di Parade Militer, AS Minta Iran Berkaca

Nathania Riris Michico
Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, meminta Presiden Hassan Rouhani berkaca terkait insiden di parade militer Iran. (Foto: Reuters)

"AS tidak ingin melakukan perubahan rezim di Iran. Kami tidak ingin melakukan perubahan rezim di manapun di dunia," tegasnya.

Secara terpisah, Rouhani menyatakan Iran siap menghadapai AS dan sekutu Teluk Arabnya. Hal itu dia ungkapkan sehari setelah serangan di parade militer Iran.

Insiden itu menewaskan setidaknya 29 orang, temasuk para anggota pasukan elit Garda Revolusi.

Berbicara sebelum meninggalkan Iran untuk menghadiri Sidang Umum PBB tahunan di New York, Rouhani menuduh negara-negara Teluk Arab yang didukung AS memberikan dukungan keuangan dan militer untuk kelompok anti-pemerintah di Iran.

Dia juga bersumpah Iran akan membalas serangan itu.

"Sangat jelas bagi kami siapa yang melakukan kejahatan ini dan dengan siapa mereka terlibat. Negara Teluk mendukung kebutuhan finansial, persenjataan dan politik para penyerang," ujar Rouhani.

"Negara-negara boneka kecil di wilayah tersebut didukung oleh Amerika, dan Amerika memprovokasi mereka dan memberi mereka kemampuan yang diperlukan."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
43 menit lalu

Perang AS-Iran Diprediksi Selesai 30 April 2026, Ini Penjelasan Pengamat

Nasional
3 jam lalu

Eks Menkeu Fuad Bawazier Yakin RI Belum Krisis Minyak: Tak Perlu Antre BBM

Internasional
3 jam lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Internasional
4 jam lalu

Iran Ingatkan AS Pernah Kalah Perang Darat Sebelumnya: Tindakan Bunuh Diri!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal