Sosok Abu Mohammed Al Julani, Pemimpin Pemberontak Suriah yang Berhasil Gulingkan Bashar Al Assad

Aditya Pratama
Abu Mohammed Al Julani merupakan pemimpin kelompok bersenjata di Suriah, Hayat Tahrir Al Sham (HTS). (Foto: Al Jazeera)

Ditangkap oleh pasukan AS di Irak pada tahun 2006 dan ditahan selama lima tahun, Al Julani kemudian ditugaskan untuk mendirikan cabang Al Qaeda di Suriah, Front Al Nusra, yang memperluas pengaruhnya di wilayah yang dikuasai oposisi, terutama Idlib.

Al Julani berkoordinasi pada tahun-tahun awal tersebut dengan Abu Bakr Al Baghdadi, kepala Negara Islam di Irak Al Qaeda, yang kemudian menjadi ISIL (ISIS).

Pada April 2013, Al Baghdadi tiba-tiba mengumumkan bahwa kelompoknya memutuskan hubungan dengan Al Qaeda dan akan memperluas wilayah ke Suriah, yang secara efektif menelan Front Al Nusra ke dalam kelompok baru yang disebut ISIL.

Namun, Al Julani menolak perubahan ini dan mempertahankan kesetiaannya kepada Al Qaeda.

Dalam wawancara pertamanya di televisi pada tahun 2014, Al Julani menyampaikan kepada Al Jazeera bahwa Suriah harus diperintah berdasarkan interpretasi kelompoknya yaitu tentang 'hukum Islam', dan kaum minoritas di negara itu, seperti Kristen dan Alawi, tidak akan diakomodasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas

9 hari lalu

Iran Serang Pangkalan Militer AS di 6 Negara Arab, Hancurkan Radar hingga Pesawat Tanker

10 hari lalu

Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli

10 hari lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal