Sosok Misterius 2 Putri Putin, Maria dan Katerina yang Jadi Target Sanksi AS

Maria Christina Malau
Dua putri Presiden Putin, Katerina Tikhonova (kiri) dan Maria Vorontsova, menjadi sasaran sanksi AS. (Foto: Reuters)

Putri Putin yang lain adalah Maria Vladimirovna Vorontsova, si sulung yang lahir pada 28 April 1985. Maria belajar biologi di Universitas St Petersburg dan kedokteran di Universitas Negeri Moskow.

Menurut penyelidikan Reuters, Maria memimpin program yang didanai pemerintah. Amerika Serikat menyebutkan, Maria telah menerima miliaran dolar dari Kremlin untuk penelitian genetika dan secara pribadi diawasi oleh Putin. Penelitian genetik itu di masa lalu digambarkan oleh Putin sebagai bidang yang akan menentukan masa depan seluruh dunia.

Menurut laporan media Rusia dan Barat, Maria menikah dengan pengusaha Belanda Jorrit Joost Faassen. Dia mengejar karier biomedis yang berspesialisasi dalam sistem endokrin pada tahun 2015 sebagai kandidat doktoral di Pusat Penelitian Endokrinologi di Moskow. Maria juga rekan penulis buku tentang "pengerdilan idiopatik" pada anak-anak.

Suaminya dulu bekerja untuk Gazprombank, pemberi pinjaman besar yang punya hubungan kuat dengan elite di sekitar Putin. Namun, tidak ada perkiraan terkait aset dan kepemilikan mereka.

Reuters tidak dapat segera menghubungi putri Putin, perwakilan mereka atau Kremlin untuk memberikan komentar terkait pernyataan pejabat senior pemerintah AS itu.

Alasan AS Sanksi 2 Putri Putin

Dikutip dari Reuters, seorang pejabat senior pemerintah AS mengatakan, Putin, kroni-kroninya dan para oligarki, menyembunyikan kekayaan serta aset mereka, dengan anggota keluarga yang menempatkan aset dan kekayaan mereka dalam sistem keuangan AS.

"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa Putin, kroni-kroninya, dan para oligarki, menyembunyikan kekayaan mereka, menyembunyikan aset mereka, dengan anggota keluarga yang menempatkan aset dan kekayaan mereka dalam sistem keuangan AS, dan juga di banyak bagian dunia lainnya," kata pejabat senior pemerintah AS itu kepada wartawan.

"Kami percaya bahwa banyak aset Putin disembunyikan dengan anggota keluarga dan itulah mengapa kami menargetkan mereka," kata pejabat yang berbicara tanpa menyebut nama.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
20 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
21 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
23 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal