Sosok Mojtaba Khamenei, Calon Terkuat Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru

Tim iNews.id
Mojtaba Khamenei disebut menjadi calon terkuat Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. (Foto: Reuters)

Ia dilaporkan menentang suksesi dari ayah ke anak. Praktik tersebut tidak disukai di Iran, terutama setelah monarki yang didukung Amerika Serikat di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi digulingkan pada 1979.

Sementara itu, Pasal 107 UUD Iran menyatakan, “Penentuan Pemimpin Tertinggi berada di tangan para ahli yang dipilih oleh rakyat." Ini menggarisbawahi wewenang satu lembaga untuk menyeleksi dan menunjuk pemimpin tertinggi negara.

Berada di pusat proses suksesi pemimpin tertinggi adalah Majelis Pakar, badan berpengaruh yang bertugas memilih otoritas politik dan agama tertinggi Republik Islam.

Majelis ini terdiri atas 88 ahli hukum dan ulama senior yang dipilih melalui pemilu untuk masa jabatan 8 tahun. Tanggung jawab utamanya adalah menunjuk pemimpin tertinggi baru jika terjadi kematian, pengunduran diri, atau ketidakmampuan menjalankan tugas.

Sejak revolusi 1979, Iran hanya memiliki dua pemimpin tertinggi, yakni Ayatollah Ruhollah Khomeini yang juga pendiri Republik Islam, dan Ali Khamenei, yang menggantikannya pada 1989.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Buletin
3 jam lalu

Serangan Balasan Hizbullah Menggila, Israel Balik Hantam Lebanon

Nasional
4 jam lalu

Jumbo! Donasi Warga Indonesia untuk Iran Tembus Rp9 Miliar, Libatkan 24.369 Donatur

Internasional
5 jam lalu

Drone Mata-Mata AS MQ-4C Triton Senilai Rp4 Triliun Ditembak Jatuh Iran

Soccer
7 jam lalu

Presiden FIFA Pastikan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal