Sosok Yasser Abu Shabab, Pemimpin Milisi Gaza Antek Israel yang Tewas Ditembak

Anton Suhartono
Yasser Abu Shabab, pemimpin milisi bersenjata Gaza yang didukung Israel (Foto: Facebook)

Munculnya Popular Forces, Milisi Anti-Hamas yang Didukung Israel

Di tahun-tahun terakhir konflik, Abu Shabab membentuk kelompok bersenjata yang awalnya dikenal sebagai Anti-Terror Service, lalu berevolusi menjadi Popular Forces. Walau kecil, diperkirakan beranggotakan ratusan orang, milisi ini beroperasi terutama di wilayah Gaza yang berada di bawah kontrol militer Israel.

Menurut berbagai laporan, Israel memberikan perlindungan hingga pasokan senjata kepada kelompok ini sebagai bagian dari strategi membentuk faksi lokal yang mampu menyaingi Hamas. Netanyahu bahkan pernah mengakui penggunaan kelompok-kelompok lokal semacam ini sebagai upaya mengurangi risiko bagi pasukan Israel.

Abu Shabab pun tampil sebagai figur yang mencoba memosisikan diri sebagai alternatif baru bagi Gaza pasca-Hamas. Dia mengklaim ingin menjaga distribusi bantuan kemanusiaan dan menstabilkan keamanan lokal.

Kontroversi dan Tuduhan Penjarahan Bantuan

Meski klaimnya terdengar idealis, reputasi Abu Shabab justru dipenuhi tuduhan kriminal baru. Dia dan pasukannya dituding melakukan penjarahan besar-besaran terhadap bantuan kemanusiaan internasional, menguasai jalur distribusi, hingga menjualnya kembali di pasar gelap.

Sebuah memo internal dari lembaga PBB bahkan menyebut bahwa kelompoknya menjadi salah satu aktor utama di balik penjarahan bantuan secara sistematis di Gaza. Banyak warga, termasuk dari suku Tarabin sendiri, menolak kiprahnya. Mereka menilai Abu Shabab bukan pejuang, melainkan kriminal yang memanfaatkan kekacauan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Serangan Brutal Israel ke Gaza Tewaskan 8 Orang termasuk 5 Polisi

16 jam lalu

Dubes Palestina Terharu Ribuan Rakyat Indonesia Hadiri Aksi Solidaritas di Monas: Kita Satu Bangsa!

19 jam lalu

Bulan Solidaritas Palestina di Monas, Kemenag Tegaskan RI Tak Pernah Ragu Dukung Palestina

22 jam lalu

Pemilu Israel Tanpa Pemenang, Ini yang Akan Terjadi Selanjutnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal