Spanyol: Bom Tandan Tidak Boleh Dikirim ke Ukraina dalam Keadaan Apa pun!

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan bagian dari amunisi bom curah di Desa Shevchenkove, Mykolaiv, Ukraina, pada Agustus lalu. (Foto: Reuters)

Untuk diketahui, Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat belum menandatangani Konvensi Munisi Curah. Konvensi itu melarang kegiatan produksi, penimbunan, penggunaan, dan transfer senjata sejenis.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan mengatakan, Ukraina telah memberikan jaminan tertulis bahwa mereka akan menggunakan bom tandan “dengan sangat hati-hati” untuk meminimalkan risiko bagi warga sipil.

Saat ditanya wartawan mengapa AS baru menyediakan munisi tandan sekarang, Presiden Joe Biden mengatakan, langkah itu dia ambil lantaran upaya Ukraina untuk bertahan melawan Rusia telah kehabisan amunisi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Senator AS, Tuduhan Ekstremis Islam Tak Mempan

5 jam lalu

Daftar Politisi Muslim Menang Pemilu AS: Ada Keturunan Palestina hingga Mualaf

6 jam lalu

Terjebak di Kamboja 2 Minggu karena Tak Sanggup Beli BBM, Kapal Pesiar Mewah Lanjut Berlayar

7 jam lalu

Partai Trump Kalah dalam Pemilu AS, Ini Komentar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal