Spanyol: Bom Tandan Tidak Boleh Dikirim ke Ukraina dalam Keadaan Apa pun!

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan bagian dari amunisi bom curah di Desa Shevchenkove, Mykolaiv, Ukraina, pada Agustus lalu. (Foto: Reuters)

Untuk diketahui, Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat belum menandatangani Konvensi Munisi Curah. Konvensi itu melarang kegiatan produksi, penimbunan, penggunaan, dan transfer senjata sejenis.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan mengatakan, Ukraina telah memberikan jaminan tertulis bahwa mereka akan menggunakan bom tandan “dengan sangat hati-hati” untuk meminimalkan risiko bagi warga sipil.

Saat ditanya wartawan mengapa AS baru menyediakan munisi tandan sekarang, Presiden Joe Biden mengatakan, langkah itu dia ambil lantaran upaya Ukraina untuk bertahan melawan Rusia telah kehabisan amunisi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

Intelijen AS Kaget, Drone Iran Bentuk Formasi Ubur-Ubur Tembak Jatuh Jet Tempur F-15

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal