Spanyol Tolak Pesawat Militer AS Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Anton Suhartono
Pedro Sanchez menegaskan Spanyol negara berdaulat dan tidak ingin terseret konflik yang dianggap ilegal (Foto: AP)

MADRID, iNews.id - Pemerintah Spanyol secara tegas menolak keterlibatan dalam perang melawan Iran, bahkan melarang pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang terlibat operasi tempur untuk melintas di wilayah udaranya. 

Sikap keras ini ditegaskan langsung oleh Perdana Menteri Pedro Sanchez yang menyebut negaranya berdaulat dan tidak ingin terseret konflik yang dianggap ilegal.

“Kami adalah negara berdaulat yang tidak ingin ikut serta dalam perang ilegal,” ujar Sanchez, menegaskan alasan utama di balik penolakan tersebut. 

Dia juga memastikan seluruh rencana penerbangan yang berkaitan dengan operasi militer terhadap Iran, termasuk pesawat pengisian bahan bakar, telah ditolak.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Madrid mengambil posisi berseberangan dengan Washington dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Bahkan sejak awal bulan, Sánchez sudah lebih dulu menolak penggunaan dua pangkalan militer bersama di Rota dan Moron oleh militer AS.

Menteri Pertahanan Margarita Robles mempertegas keputusan itu dengan menyatakan bahwa pangkalan udara Moron dan Rota tidak akan digunakan untuk operasi apa pun yang terkait dengan perang di Iran. Dia menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah AS sejak lama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Mungkin Akhiri Perang Lawan Iran Tanpa Buka Blokade Selat Hormuz

Internasional
3 jam lalu

Remehkan Militer Iran, Trump: Kami Bisa Rebut Pulau Kharg dengan Mudah!

Internasional
10 jam lalu

Iran Klaim Hancurkan Markas Rahasia Komando Militer AS di UEA saat Ratusan Perwira Berkumpul

Internasional
10 jam lalu

Tegas! Spanyol Larang Pesawat Militer AS yang Terlibat Perang Iran Terbang di Wilayahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal