Sri Lanka Kurangi Pengaruh Saudi di Lembaga Pendidikan Islam Pascaserangan Bom

Anton Suhartono
Sri Lanka berupaya mengurangi pengaruh Arab Saudi di lembaga pendidikan pascabom (Foto: AFP)

"Tidak ada yang bisa memberikan sumbangan sekarang," kata menteri Kabinet Urusan Muslim, Kabir Hashim, dikutip dari Reuters, Jumat (5/7/2019).

Dia juga mendesak komunitas Islam agar lebih mewaspadai perkembangan ide-ide radikal.

Duta Besar Arab Saudi untuk Sri Lanka Kolombo sempat menyatakan ketidaksenangan karena menjadi sasaran dalam pertemuan baru-baru ini dengan Presiden Maithripala Sirisena. Arab Saudi sejak lama membantah bahwa Wahabisme merupakan akar masalah dari radikalisme. Sebagai bentuk keseriusan pemerintah menangkal faham radikal, Saudi telah menangkap ribuan terduga militan dari berbagai kasus.

Sementara itu sebagai bentuk kerja sama dalam penyelidikan bom Paskah, pada Juni lalu Saudi memulangkan lima warga Sri Lanka yang diduga terlibat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Bertambah, Korban Tewas Serangan Houthi ke Pelatihan Pasukan Keamanan Yaman Jadi 73 Orang

2 hari lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

2 hari lalu

Perang Arab Saudi-Houthi Memanas, Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

2 hari lalu

Pemerintah Yaman Kirim Pesan Keras ke Iran: Setop Pasok Senjata Houthi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal