Status Peringatan Wabah Jadi 'Oranye', Ribuan Warga yang Panik Banjiri Toko-Toko di Singapura

Nathania Riris Michico
Orang-orang mengantre di sebuah toko grosir di Singapura setelah kepanikan melanda kota itu saat pemerintah menaikkan tingkat waspada wabah virus korona. (FOTO: Martin Abuggao / AFP)

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan, rak-rak kosong di beberapa toko, troli penuh berisi barang-barang, dan antrean panjang di konter, yang berlanjut hingga Sabtu.

"Saya khawatir jika mereka semakin meningkatkan tingkat siaga, kita tidak akan bisa keluar," kata seorang ibu rumah tangga berusia 50 tahun, yang tidak mau disebutkan namanya, kepada AFP, setelah meninggalkan sebuah toko kelontong.

Level tertinggi pada skala untuk menangani wabah penyakit di Singapura adalah "merah", satu level di atas "oranye".

Namun, masih ada banyak persediaan barang-barang lain seperti buah, daging, ikan, dan alkohol.

Pemerintah mendesak warga untuk tenang; Menteri Perdagangan Chan Chun Sing mengatakan tidak perlu terburu-buru untuk membeli pasokan penting.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
12 jam lalu

Banjir Nepal-China: Korban Hilang Melonjak Drastis Jadi 4.700 Orang, Hampir 1.000 Tewas

19 jam lalu

Kisah Banjir Nepal Hanyutkan Brankas Bank, Warga Curi Uang Miliaran Rupiah

23 jam lalu

261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

2 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 700 Orang, Baru 20 Jenazah Teridentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal