Sungai di Korsel Memerah Tercemar Darah Bangkai Babi yang Dibunuh demi Cegah Penyebaran Virus

Nathania Riris Michico
Sungai menjadi merah karena darah ribuan babi yang disembelih. (FOTO: doc. YEONCHEON IMJIN RIVER CIVIC NETWORK)

Pemerintah juga mengatakan langkah darurat telah diambil untuk mencegah polusi lebih lanjut.

Operasi pemusnahan babi di Korsel dilakukan selama akhir pekan. Bangkai-bangkai babi itu dikabarkan ditinggalkan di dalam beberapa truk di sisi tempat penguburan dekat perbatasan Korsel-Korut.

Keterlambatan produksi wadah plastik yang digunakan untuk pembuangan bangkai-bangkai itu membuat penguburan tidak dapat dilakukan secepatnya.

ASF baru ditemukan di Korea Selatan baru-baru ini, dan ada spekulasi bahwa virus itu dibawa oleh babi yang melintasi zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korea Utara dan Selatan.

Kasus pertama ASF dilaporkan Korea Utara pada Mei, dan Korea Selatan melakukan upaya besar guna mencegah virus itu masuk ke negaranya, termasuk dengan memasang pagar perbatasan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Mantan Ibu Negara Korsel Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara, Suap Tas Chanel Tak Terbukti 

Seleb
12 hari lalu

Geger! Baim Wong Diduga Oplas Hidung di Korsel

Internasional
12 hari lalu

Kesal Merasa Digantung, Trump Naikkan Tarif Korea Selatan Jadi 25%

Internasional
18 hari lalu

Dituduh Memberontak, Mantan PM Korsel Han Duck Soo Divonis 23 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal