Sungai di Korsel Memerah Tercemar Darah Bangkai Babi yang Dibunuh demi Cegah Penyebaran Virus

Nathania Riris Michico
Sungai menjadi merah karena darah ribuan babi yang disembelih. (FOTO: doc. YEONCHEON IMJIN RIVER CIVIC NETWORK)

Pasukan militer Korea Selatan diberi wewenang untuk membunuh babi hutan liar yang terlihat melintasi DMZ.

Meskipun tindakan pencegahan sudah dilakukan, Korea Selatan melaporkan kasus pertama ASF terjadi pada 17 September. Total terdapat 13 kasus hingga saat ini.

Ada sekitar 6.700 peternakan babi di Korea Selatan.

Sebagian besar negara di Asia telah terkena dampak wabah ini, termasuk China, Vietnam, dan Filipina. Sekitar 1,2 juta babi telah dimusnahkan di China saja. Di Indonesia sendiri, dikabarkan jumlah babi yang mati di Sumatera Utara mencapai 4.682 ekor.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Wisata Kuliner Korea Selatan untuk Traveler Indonesia: Hidangan, Jajanan, dan Tips Makan

22 hari lalu

Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!

26 hari lalu

Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik

1 bulan lalu

Bikin Pangling! Okie Agustina Diam-Diam Operasi Estetika di Korsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal