Swiss Jadi Negara Terbaik di Dunia yang Kedepankan Hak-Hak Perempuan

Nathania Riris Michico
Para perempuan Swiss mengenakan pakaian tradisional dalam perayaan Corpus Christi di kota Appenzell (foto: EPA).

Sementara Yaman memiliki skor diskriminasi sangat tinggi, yaitu 64 dari 100, karena norma gender yang sangat ketat, yang membatasi kebebasan, akses keuangan, dan keadilan bagi perempuan korban perkosaan dan tindak kekerasan lainnya.

"Meskipun ada kesadaran global bahwa kesetaraan perempuan merupakan prioritas penting, upaya untuk memperkecil kesenjangan antar gender sangat lambat, dan di beberapa negara lain kesenjangan ini justru semakin lebar," ujar Kepala Staf OECD Gabriela Ramos, seperti dilaporkan Associated Press.

Kesenjangan upah antar gender saat ini mencapai 13,6 persen di negara-negara berkembang.

Laporan itu juga menyebut bahwa perempuan menduduki kurang dari seperempat kursi parlemen di seluduh dunia.

"Kita perlu melakukan lebih banyak hal dan lebih baik lagi. Kita harus lebih cerdas dalam merancang dan melaksanakan kebijakan, dan dimintai pertanggungjawaban atas hasilnya. Jika tidak maka akan dibutuhkan 200 tahun lagi untuk mencapai kesetaraan gender," tambahnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
12 hari lalu

Momen Hangat Prabowo Apresiasi Pengawal Swiss dengan Beri Koin Kepresidenan

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Undang Para Tokoh Dunia Hadiri Ocean Impact Summit di Bali

Nasional
13 hari lalu

Wow! Prabowo dan Didit Bertemu Legenda Prancis Zinedine Zidane di Swiss

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal