Dalam tayangan televisi nasional Thailand memperlihatkan petugas penyelamat berupaya mengevakuasi jasad penumpang tewas yang tergeletak di dekat rel kereta api, serta barang-barang yang berserakan.
Bus nahas terbalik usai disambar kereta, bagian atapnya sampai terkoyak. Petugas penyelamat haru menggunakan derek untuk mengangkat bangkai bus.
Kecelakaan mematikan seperti itu biasa terjadi di Thailand, negara dengan urutan atas dalam daftar kecelakaan paling mematikan di dunia. Penyebabnya beragam, mulai dari mengebut, mengemudi sambil mabuk, dan lemahnya penegakan hukum di jalan raya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018 Thailand memiliki tingkat kematian lalu lintas tertinggi kedua di dunia.
Meski mayoritas korbannya adalah pengendara sepeda motor, tabrakan bus yang melibatkan kelompok turis dan buruh migran kerap menjadi berita utama.
Pada Maret 2018, sedikitnya 18 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka ketika sebuah bus yang membawa orang-orang yang kembali dari liburan di timur laut Thailand berbelok dari jalan dan menabrak pohon.