Tahun Ini, 907 Orang Tewas Disambar Petir di India

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi badai petir. (Foto: Ist.)

Suhu selama musim monsun India juga mengalami peningkatan pada abad ini. Menurut para pakar dan pemerintah, negara Asia Selatan itu dapat mengalami gelombang panas yang lebih sering di masa mendatang. 

India adalah pencemar karbon terbesar ketiga di dunia, meskipun emisi per kapitanya jauh lebih rendah daripada banyak negara maju.

Negara berpenduduk hampir 1,4 miliar ini mengalami Maret terpanas dalam lebih dari satu abad dan suhu yang luar biasa tinggi pada April dan Mei.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan. sejak 1998 hingga 2017, lebih dari 166.000 orang meninggal akibat gelombang panas secara global. Antara 2030 dan 2050, perubahan iklim diperkirakan akan menyebabkan bertambahnya sekitar 250.000 kematian tambahan per tahun akibat malanutrisi, malaria, diare, dan tekanan panas.

Tetangga India di sebelah barat, Pakistan, dilanda banjir dahsyat tahun ini. Sepertiga wilayah negara itu pun terendam, dan lebih dari 1.500 orang meninggal dunia. Banjir tahun ini juga berdampak terhadap jutaan orang Pakistan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 8 Orang Tewas hingga Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara

1 hari lalu

Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2028, Kurangi Potensi Banjir

3 hari lalu

Pesawat Air India Bawa 145 Orang Terjun 90 Meter dalam Sekejap, Pilot Ternyata Positif Ganja

5 hari lalu

Badai Dolphin Ngamuk Porak-porandakan China, 1 Juta Orang Lebih Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal