Tak Ada Kegembiraan Natal Tahun Ini di Palestina, Suster: Kami Dengar Suara Tank, Bukan Lonceng

Ahmad Islamy Jamil
Satu-satunya Gereja Ortodoks di kota Hebron, Tepi Barat, digambarkan dengan latar belakang matahari terbenam pada 16 Januari 2007. (Foto: Reuters)

Paus Fransiskus memulai perayaan Natal global pada Minggu (24/12/2023) dengan seruan perdamaian.

“Hati kami tertuju ke Gaza, kepada semua orang di Gaza, namun perhatian khusus kami tertuju kepada komunitas Kristen di Gaza yang sedang menderita,” kata pemimpin tertinggi Katolik itu.

Menjelang Natal, Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan, sedikitnya 70 orang gugur akibat serangan udara Israel pada Minggu di kamp pengungsi al-Maghazi di Gaza Tengah.

“Jumlah korban kemungkinan akan bertambah,” ucap Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf al-Qudra.

Sebagian besar wilayah Gaza kini sudah menjadi puing-puing. Sebanyak 2,4 juta penduduknya menderita kekurangan air, makanan, bahan bakar, dan obat-obatan akibat pengepungan Israel. Kini, mereka harus bergantung pada kedatangan truk bantuan yang jumlahnya pun amat terbatas.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Israel Larang Masuk Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Warga Indonesia

10 jam lalu

Arab Saudi Tolak Mentah-Mentah Bantuan Israel Lawan Houthi

15 jam lalu

Sindiran Menohok Iran: Pampang Mural Netanyahu Berpidato di Depan Kursi Kosong PBB

1 hari lalu

Menlu Arrmanatha Tegaskan Sikap RI untuk Kemerdekaan Palestina Tak Berubah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal