Tak Ada Kegembiraan Natal Tahun Ini di Palestina, Suster: Kami Dengar Suara Tank, Bukan Lonceng

Ahmad Islamy Jamil
Satu-satunya Gereja Ortodoks di kota Hebron, Tepi Barat, digambarkan dengan latar belakang matahari terbenam pada 16 Januari 2007. (Foto: Reuters)

Menurut PBB, 80 persen warga Gaza telah mengungsi. Banyak yang mengungsi ke selatan dan sekarang berlindung dari dinginnya musim dingin di tenda-tenda darurat.

Kepala Badan Pengungsi PBB (UNHCR), Filippo Grandi, menyerukan agar penderitaan warga Gaza segera diakhiri. “Gencatan senjata kemanusiaan di Gaza adalah satu-satunya jalan ke depan,” cuitnya di platform media sosial X (sebelumnya Twitter). 

Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, juga mengulangi seruannya untuk gencatan senjata di Gaza. “Kehancuran sistem kesehatan Gaza adalah sebuah tragedi,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Israel Larang Masuk Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Warga Indonesia

10 jam lalu

Arab Saudi Tolak Mentah-Mentah Bantuan Israel Lawan Houthi

15 jam lalu

Sindiran Menohok Iran: Pampang Mural Netanyahu Berpidato di Depan Kursi Kosong PBB

1 hari lalu

Menlu Arrmanatha Tegaskan Sikap RI untuk Kemerdekaan Palestina Tak Berubah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal