Tak Gubris Amerika, Arab Saudi Tetap Akan Buka Kembali Kedutaan di Suriah

Ahmad Islamy Jamil
Bendera nasional Arab Saudi (ilustrasi). Riyadh menyatakan akan membuka kembali kedutaannya di Suriah, meski tidak menyebutkan waktu persisnya. (Foto: Reuters)

Pemulihan hubungan Riyadh dan Damaskus menemukan momentumnya, menyusul kesepakatan damai antara Saudi dan Iran yang ditengahi China, beberapa bulan lalu. Seperti diketahui, Teheran sendiri merupakan sekutu utama Assad.

Sementara Amerika Serikat selaku sekutu Arab Saudi, menentang langkah negara-negara di Timur Tengah untuk menormalisasi hubungan dengan Suriah. Washington DC menganggap kebrutalan pemerintah Assad selama konflik di negara itu tidak boleh dilupakan begitu saja.

Beberapa negara Arab juga menentang normalisasi hubungan dengan Damaskus.

Namun, Kemlu Arab Saudi justru menilai keputusan untuk islah dengan Suriah itu akan mendukung keamanan dan stabilitas regional Timur Tengah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Akan Buka Selat Hormuz, kecuali...

9 jam lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

10 jam lalu

Nah, Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Sebut Militernya Tak Akan Menang Perang Lawan Iran

11 jam lalu

Iran: AS-Israel Kehabisan Kata-Kata untuk Jelaskan Kegagalan Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal