Tak Hanya di Merkurius, Air Berbentuk Es Terdeteksi di Permukaan Bulan

Nathania Riris Michico
Gambar permukaan kutub selatan Bulan ini diambil dari wahana angkasa luar Kaguya milik Jepang. (Foto: JAXA/NHK)

Penyebaran air berbentuk es di kutub selatan Bulan (kiri) dan kutub utara Bulan (kanan). (Foto: NASA)

Suhu di Bulan pada siang hari dapat mencapai 100 derajat Celcius alias yang sangat panas, yang tidak memberikan kondisi terbaik bagi permukaan es untuk bertahan.

Namun karena Bulan miring pada porosnya sekitar 1,54 derajat, ada tempat di kutub lunar yang tidak pernah mengalami siang hari.

Para ilmuwan memperkirakan, suhu di kawah yang secara permanen berada dalam bayangan di kutub Bulan tidak pernah melewati -157 derajat Celcius. Ini akan menciptakan lingkungan yang membuat endapan es-air bisa tetap stabil untuk waktu yang lama.

Hasil penelitian ini mendukung penemuan sebelumnya yang mendeteksi secara tidak langsung adanya es di permukaan di kutub selatan Bulan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Sains
1 bulan lalu

Keajaiban Alam, Fenomena Wolf Moon Bakal Hiasi Langit Indonesia 3 Januari 2026

Internasional
1 bulan lalu

Rusia, China, dan Amerika Berlomba Pergi ke Bulan, Apa yang Dicari?

Internasional
1 bulan lalu

Rusia Ingin Bangun Pembangkit Tenaga Nuklir di Bulan, untuk Apa?

Internasional
1 bulan lalu

Wow, Rusia Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal