KIEV, iNews.id - Rusia menyerang markas besar badan intelijenUkrainaSBU di Ibu Kota Kiev, Jumat (4/9/2026). Serangan dilakukan menggunakan drone, memicu kebakaran dan kerusakan.
Asap hitam pekat membubung di pusat kota Kiev setelah serangan itu. Tak ada korban tewas, namun setidaknya tujuh orang luka.
Presiden Volodymyr Zelensky murka seraya bersumpah akan membalas serangan Rusia tersebut. Pasukan Rusia membombardir Ibu Kota Kiev selama 10 hari berturut-turut.
Apalagi, sejak pecahnya perang melawan Rusia selama 4,5 tahun lebih, jarang sekali gedung-gedung pemerintah Ukraina yang menjadi target serangan .
SBU memegang peran vital dalam perang Ukraina. Badan intelijen ini melancarkan serangan yang menimbulkan dampak signifikan jauh ke dalam wilayah Rusia untuk merusak mesin perang serta infrastruktur energi.