Tak Lagi Didukung Rakyat Turki, Ini Awal Kejatuhan Erdogan?

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (FOTO: AFP)

Pemerintah kemudian menjual sayur mayur tersebut kepada konsumen di warung-warung sehingga memutus rantai tengkulak yang selama ini menaikkan harga dan yang selama ini disebut oleh presiden sebagai "teroris makanan".

Di salah satu warung di kawasan Aksaray, Istanbul, terjadi antrean panjang warga yang hendak membeli tomat, terong dan bayam dengan harga 50 persen lebih murah dibanding harga di supermarket.

"Antrean ini bukan tanda terjadinya kemiskinan tetapi kesempatan," kata seorang warga yang berbelanja, Omer Cakirca, seraya menyambut inisiatif pembelian produk pertanian langsung oleh pemerintah dari petani.

"Di mana-mana seperti ini. Jika ada potongan harga, semua orang akan menuju ke tempat itu."

Namun Esref Korkmaz tidak sepakat.

"Saya membeli mentimun dan tomat hari ini - tetapi ini hanyalah investasi untuk pemilu," kata pria tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
17 hari lalu

Pasukan Israel Kepung 21 Kapal Armada Gaza Global Sumud Flotilla, 17 Lolos Kabur ke Yunani

Internasional
31 hari lalu

Siswa SMP di Turki Tembaki Teman Sekolah Tewaskan 9 Orang, Motif Masih Misterius

Internasional
31 hari lalu

Siswa SMP Tembaki Teman Tewaskan 9 Orang, Turki Perketat Penjagaan Seluruh Sekolah

Internasional
31 hari lalu

Brutal! Siswa SMP Bawa 5 Senpi Tembaki Teman-Teman Sekolah, 9 Orang Tewas

Internasional
1 bulan lalu

Erdogan: Israel Tak Ingin Damai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal