Tak Lagi Didukung Rakyat Turki, Ini Awal Kejatuhan Erdogan?

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (FOTO: AFP)

Pemerintah kemudian menjual sayur mayur tersebut kepada konsumen di warung-warung sehingga memutus rantai tengkulak yang selama ini menaikkan harga dan yang selama ini disebut oleh presiden sebagai "teroris makanan".

Di salah satu warung di kawasan Aksaray, Istanbul, terjadi antrean panjang warga yang hendak membeli tomat, terong dan bayam dengan harga 50 persen lebih murah dibanding harga di supermarket.

"Antrean ini bukan tanda terjadinya kemiskinan tetapi kesempatan," kata seorang warga yang berbelanja, Omer Cakirca, seraya menyambut inisiatif pembelian produk pertanian langsung oleh pemerintah dari petani.

"Di mana-mana seperti ini. Jika ada potongan harga, semua orang akan menuju ke tempat itu."

Namun Esref Korkmaz tidak sepakat.

"Saya membeli mentimun dan tomat hari ini - tetapi ini hanyalah investasi untuk pemilu," kata pria tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 hari lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Nasional
21 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
30 hari lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Internasional
1 bulan lalu

Pesawat Jet Pribadi Bawa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Jatuh di Turki, Ini Dugaan Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal