“Di tengah konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung dan dampaknya terhadap pasokan energi, pemerintah meminta kerja sama dalam berbagi informasi yang akurat dan bermanfaat,” kata Airin, seperti dikutip dari The Nation.
Dia lalu mendesak warga untuk memverifikasi semua fakta sebelum menekan tombol "share" untuk memastikan kepercayaan publik tetap terjaga selama masa-masa yang penuh gejolak ini.
Kepolisian Kerajaan Thailand telah meluncurkan program pemantauan 24 jam untuk mengidentifikasi dan menindak mereka yang membuat atau menyebarkan "berita palsu" yang menyebabkan keresahan sosial.
“Hari April Mop tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menimbulkan masalah atau menyebarkan kebohongan,” kata polisi.