Tak Mau Kalah dari India, Rusia Luncurkan Pesawat Luar Angkasa ke Bulan Pekan Ini

Anton Suhartono
Rusia akan meluncurkan pesawat luar angkasa Luna-25 ke Bulan (Foto: Roscosmos via Reuters)

Meski demikian Roscosmos menegaskan kedua misi itu tidak akan saling bertentangan karena sudah menentukan area pendaratan berbeda.

"Tidak ada bahaya mereka saling mengganggu atau bertabrakan. Ada cukup ruang untuk semua orang di Bulan," bunyi pernyataan Roscosmos, dikutip dari Reuters, Senin (7/8/2023).

Misi Chandrayaan-3 akan melakukan eksperimen selama 2 pekan sedangkan Luna-25 akan tinggal setahun.  Luna-25, pesawat berbobot 1,8 ton, membawa peralatan ilmiah seberat 31 kg. Luna-25 akan menggunakan sekop untuk mengambil sampel batuan dari kedalaman hingga 15 cm untuk menguji keberadaan air beku yang dapat menunjang kehidupan manusia di satelit Bumi itu.

"Bulan adalah benua ketujuh Bumi jadi kita ditentukan untuk menjinakkannya," kata Lev Zeleny, peneliti ruang angkasa Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.

Misi Luna-25 sebenarnya direncanakan berangkat pada Oktober 2021, namun ditunda hampir 2 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Peringatan Keras Rusia: Semua Harus Paham Kami Bisa Pakai Senjata Nuklir, Bukan Nakut-nakuti!

4 jam lalu

Kim Jong Un Berterima Kasih kepada Pasukan Korut yang Bantu Rusia Perang Lawan Ukraina

6 jam lalu

Rusia Tegaskan Berhak Pakai Senjata Nuklir, jika...

8 jam lalu

Heboh! Presiden Putin Putar Pulpen di Meja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal