Tak Mau Tunduk dari Tekanan, PM Kanada Balas Tarif 50% AS: Ini soal Kedaulatan

Anton Suhartono
Mark Carney (kiri) berani melawan tekanan Donald Trump sehingga menjadi perhatian internasional (Foto: AP)

TORONTO, iNews.id - Perdana Menteri KanadaMark Carney berani melawan domoniasi Amerika Serikat (AS). Dia belakangan ini menjadi perhatian internasional, termasuk menyerukan negara-negara kekuatan menengah untuk menolak tekanan ekonomi dari negara-negara besar.

Presiden AS Donald Trump pun langsung memberi ujian kepada Kanada dengan menerapkan tarif baru yang dapat menunjukkan seberapa besar penderitaan ekonomi yang dapat ditanggung Kanada.

Ketegangan meningkat sejak Jumat pekan lalu, Kanada menarik diri dari perundingan setelah Carney mengatakan AS menuntut terlalu banyak sebagai imbalan atas pemangkasan tarif.

Sehari kemudian, AS justru menaikkan tarif masuk untuk barang Kanada sebesar 50 persen. Sebagai pembalasan, Carney menerapkan besara tarif yang sama untuk barang masuk dari AS, berlaku mulai 8 September.

“Kami akan membalas,” kata Carney, saat itu, seperti dikutip dari Associated Press, Senin (24/8/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Menkeu AS: Perang Ekonomi Iran, Serangan Finansial Terbesar AS terhadap Musuh

4 jam lalu

Wow, Trump Sulap Jalanan di Sekitar Gedung Putih Jadi Sirkuit Balap 250 Grand Prix

6 jam lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

7 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Canggih Hadapi Perang Panjang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal