Tak Prioritaskan Lansia, Program Vaksinasi Covid Indonesia Disorot Media Asing

Ahmad Islamy Jamil
Lansia rentan terpapar Covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah, dipakaikan gelang pink. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

BPOM harus segera mempertimbangkan hasil uji klinis pendahuluan dari setiap lokasi pengujian vaksin CoronaVac secara lebih komprehensif dan rinci. Data ini dapat memberikan beberapa bukti mengenai kemanjuran dan keamanan vaksin pada lansia. 

Perbedaan antara ukuran sampel dan karakteristik di setiap lokasi uji klinis dapat memengaruhi kemanjuran dan keamanan hasil. Ini juga harus dievaluasi secara proporsional, berdasarkan data uji klinis keseluruhan di seluruh lokasi.

Saat ini, di tengah tingginya angka kematian pada kelompok lansia, fasilitas layanan kesehatan di berbagai kota dan daerah pun kewalahan. Sementara di sisi lain, ketersediaan vaksin masih sangat terbatas, sehingga sudah selayaknya pemerintah memprioritaskan lansia pada tahap pertama peluncuran program vaksinasi.

“Dengan memprioritaskan vaksinasi lansia, Indonesia dapat secara optimal mengurangi beban rumah sakit dan kematian akibat Covid-19 di tengah terbatasnya pasokan vaksin pada fase pertama vaksinasi.”

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kemensos Matangkan Rencana MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Begini Skemanya

Health
8 hari lalu

Ditemukan di Kamar Lula Lahfah, BPOM Ungkap Ini Bahaya Gas N2O Whip Pink bila Disalahgunakan

Megapolitan
8 hari lalu

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Satu Lansia Ditemukan Tewas

Buletin
10 hari lalu

Gas Tertawa Jadi Tren, Awas Ini Risiko Serius Penggunaannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal