Tak Prioritaskan Lansia, Program Vaksinasi Covid Indonesia Disorot Media Asing

Ahmad Islamy Jamil
Lansia rentan terpapar Covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah, dipakaikan gelang pink. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

Dengan kata lain, data tentang keamanan dan kemanjuran vaksin CoronaVac untuk mereka yang berusia 60 tahun ke atas sebenarnya sudah tersedia, dan bisa dievaluasi lebih lanjut oleh BPOM.

Peneliti utama Tim Riset Uji Klinis Vaksin CoronaVac dari Universitas Padjadjaran Bandung, Profesor Kusnandi Rusmil menyatakan, data mengenai keamanan vaksin pada lansia dapat diperoleh dari uji klinis di negara lain. BPOM berhak dan berkewajiban meminta data tersebut untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut agar rekomendasi penggunaan vaksin CoronaVac di Indonesia dapat segera diperluas kepada lansia.

BPOM harus segera mempertimbangkan hasil uji klinis pendahuluan dari setiap lokasi pengujian vaksin CoronaVac secara lebih komprehensif dan rinci. Data ini dapat memberikan beberapa bukti mengenai kemanjuran dan keamanan vaksin pada lansia. 

Perbedaan antara ukuran sampel dan karakteristik di setiap lokasi uji klinis dapat memengaruhi kemanjuran dan keamanan hasil. Ini juga harus dievaluasi secara proporsional, berdasarkan data uji klinis keseluruhan di seluruh lokasi.

Saat ini, di tengah tingginya angka kematian pada kelompok lansia, fasilitas layanan kesehatan di berbagai kota dan daerah pun kewalahan. Sementara di sisi lain, ketersediaan vaksin masih sangat terbatas, sehingga sudah selayaknya pemerintah memprioritaskan lansia pada tahap pertama peluncuran program vaksinasi.

“Dengan memprioritaskan vaksinasi lansia, Indonesia dapat secara optimal mengurangi beban rumah sakit dan kematian akibat Covid-19 di tengah terbatasnya pasokan vaksin pada fase pertama vaksinasi.”

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

13 hari lalu

Selain Butuh Kesibukan, Ini Alasan Lansia Perlu Punya Teman di Usia Senja

15 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

30 hari lalu

BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar untuk Pengawasan MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal