Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria Lansia Minum Obat Ereksi, Apakah Berbahaya bagi Jantung? Begini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Tak Prioritaskan Lansia, Program Vaksinasi Covid Indonesia Disorot Media Asing

Selasa, 02 Februari 2021 - 10:44:00 WIB
Tak Prioritaskan Lansia, Program Vaksinasi Covid Indonesia Disorot Media Asing
Lansia rentan terpapar Covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah, dipakaikan gelang pink. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)
Advertisement . Scroll to see content

Turki, negara yang menjadi salah satu lokasi uji klinis fase 3 Sinovac, telah memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk CoronaVac. Pemerintah setempat pun menyasar para tenaga kesehatan dan warga berusia di atas 65 tahun sebagai penerima dosis pada fase awal peluncuran vaksin. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan—yang kini berusia 66 tahun—adalah penerima pertama vaksin CoronaVac.

“Bukti empiris mengenai keamanan dan kemanjuran vaksin CoronaVac dari uji coba yang melibatkan lansia di Brasil juga telah beredar. Sayangnya, data (dari China dan Brasil) tidak dipertimbangkan dalam evaluasi BPOM,” kata tim peneliti.

Berdasarkan hasil uji klinis dari berbagai vaksin Covid-19 yang telah dirilis, vaksin yang ada saat ini terbukti dapat menurunkan risiko gejala Covid-19 dengan tingkat khasiat yang bervariasi. Namun, uji coba ini belum menjawab dengan tepat seberapa efektif vaksin ini dalam mengurangi risiko penularan atau infeksi.

Protokol uji klinis CoronaVac fase 3 di Brasil, misalnya, menyatakan bahwa titik akhir utamanya adalah: (1) kemanjuran dalam mengurangi risiko gejala COVID-19 yang bergejala; dan (2) keamanan vaksin pada orang dewasa (usia 18-59 tahun) dan lansia (usia 60 tahun ke atas).

Baru-baru ini, hasil pendahuluan dari uji klinis fase 3 di Brasil menunjukkan kemanjuran 50,39 persen dalam menurunkan angka kejadian gejala Covid-19 (pada tingkat kepercayaan 95 persen: 35,26-61,98 persen). Tidak ada bukti yang dapat dipercaya dari uji coba tentang kemanjuran melawan penularan virus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut