Tak Terima, Saudi Anggap Tuduhan Membunuh Khashoggi sebagai Serangan

Nathania Riris Michico
Jurnalis The Washington Post, Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

Hal itu disampaikan Pompeo setelah bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammed bin Salman pada Selasa kemarin.

"Mereka tidak membuat pengecualian bagi siapa saja yang bertanggung jawab," kata Pompeo.

Tuduhan bahwa Khashoggi dibunuh muncul dari pejabat Turki dengan merujuk pada rekaman audio dan video di kantor konsulat.

"Rekaman suara dari dalam kedutaan memaparkan apa yang terjadi pada Jamal setelah dia masuk," kata sumber yang tak disebutkan identitasnya, seperti dilaporkan The Washington Post.

Di sisi lain, Pemerintah Turki dan Saudi masih menyelidiki kasus ini. Amerika Serikat dilaporkan turut membantu penyelidikan.

Khashoggi merupakan kontributor The Washington Post yang menetap di Virginia, AS, sejak setahun lalu. Dia dilaporkan sudah mengajukan kewarganegaraan AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Hadapi Serangan Houthi, Turki dan Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi

4 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Hadapi Ujian Pertama, Houthi Jadi Target Perdana

4 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah: Turki-Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi Lawan Houthi

4 hari lalu

Baru Dibentuk, Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal