Tak Terima, Saudi Anggap Tuduhan Membunuh Khashoggi sebagai Serangan

Nathania Riris Michico
Jurnalis The Washington Post, Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

Hal itu disampaikan Pompeo setelah bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammed bin Salman pada Selasa kemarin.

"Mereka tidak membuat pengecualian bagi siapa saja yang bertanggung jawab," kata Pompeo.

Tuduhan bahwa Khashoggi dibunuh muncul dari pejabat Turki dengan merujuk pada rekaman audio dan video di kantor konsulat.

"Rekaman suara dari dalam kedutaan memaparkan apa yang terjadi pada Jamal setelah dia masuk," kata sumber yang tak disebutkan identitasnya, seperti dilaporkan The Washington Post.

Di sisi lain, Pemerintah Turki dan Saudi masih menyelidiki kasus ini. Amerika Serikat dilaporkan turut membantu penyelidikan.

Khashoggi merupakan kontributor The Washington Post yang menetap di Virginia, AS, sejak setahun lalu. Dia dilaporkan sudah mengajukan kewarganegaraan AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal