Taliban Makin di Atas Angin, Rebut 4 Ibu Kota Provinsi Hanya dalam Sepekan

Ahmad Islamy Jamil
Para milisi bersenjata Taliban di Afghanistan sedang berjalan beriringan. (Foto: Reuters)

Kejatuhan Kota Kunduz bakal menjadi keuntungan yang signifikan bagi Taliban. Pasalnya, itu adalah salah satu kota besar di Afghanistan, dengan populasi mencapai lebih dari 340.000 jiwa.

Anggota Dewan Kunduz, Ghulam Rabani Rabani mengatakan, pertempuran masih terus berlanjut di bandar udara dan beberapa bagian lain di kota itu. Kunduz adalah persimpangan strategis dengan akses yang baik ke sebagian besar wilayah Afghanistan Utara serta ibu kota negara, Kabul—yang berjarak sekitar 335 kilometer jauhnya.

Anggota lagislatif lainnya di Dewan Provinsi Kunduz, Mohammad Yusouf Ayubi, juga mengatakan bahwa pasukan Afghanistan kini hanya mengendalikan bandara dan barak tentara utama di kota itu. Sementara, Taliban menguasai hampir semua Kunduz.

Sebuah video yang diperoleh Associated Press menunjukkan bendera putih Taliban berkibar di atas pos polisi lalu lintas di alun-alun utama Kunduz.

“Orang-orang miskin dan tidak bersalah harus membayar biaya perang di Kunduz dan bagian lain negara ini. Baik pasukan pemerintah maupun Taliban, (sekarang) menjadi musuh warga sipil,” kata Ayubi. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Terpidana Nidal Hasan

1 hari lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

23 jam lalu

Digunakan Saudi Tangkis Serangan Houthi, Ini Kelebihan dan Kekurangan Rudal Patriot

2 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal