Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco hingga Kapolri Sambangi BEI saat IHSG Babak Belur, Soroti Masukan MSCI
Advertisement . Scroll to see content

BEI Klaim Reformasi Pasar Saham Didukung Investor Global, MSCI Masih Minta Bukti

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:15:00 WIB
BEI Klaim Reformasi Pasar Saham Didukung Investor Global, MSCI Masih Minta Bukti
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi (kanan). (Foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim sejumlah reformasi pasar modal, mulai dari penghapusan batas harga terendah saham atau floor price Rp50 hingga penerapan short selling, mendapat dukungan investor global. Namun, investor masih membutuhkan bukti lebih kuat untuk menilai efektivitas pembenahan tersebut di tengah proposal Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mereklasifikasi Indonesia menjadi standalone market.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi menuturkan, pihaknya menanggapi serius pengumuman MSCI. BEI akan meminta waktu untuk mengklarifikasi berbagai perhatian yang masih dimiliki penyedia indeks global tersebut.

Menurut Iding, salah satu persoalan utama adalah kebutuhan investor global terhadap bukti yang lebih kuat mengenai hasil reformasi pasar modal Indonesia.

“Sebagian investor global merasa bukti dan efektivitas reformasi yang kami lakukan masih perlu diperkuat,” ujar Iding dalam jumpa pers di kantor BEI, Jumat (16/10/2026).

Selama ini, BEI melakukan pembenahan pada aspek transparansi, integritas, dan likuiditas pasar. Dari sisi keterbukaan informasi, bursa menurunkan ambang pengungkapan kepemilikan saham dari sebelumnya 5 persen menjadi 1 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut