Taliban Tawarkan Gencatan Senjata 10 Hari kepada AS, Ingin Mulai Pembicaraan Lagi

Anton Suhartono
Kelompok militan Taliban bersama warga Afghanistan di Kandahar merayakan gencatan senjata saat perayaan Idul Fitri 2018 (Foto: AFP)

Sumber Taliban lainnya yang berbasis di Pakistan membenarkan bahwa tawaran tersebut telah diserahkan ke AS.

Namun sampai saat ini Taliban dan AS belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Kedua pihak telah merundingkan soal hengkangnya AS dari Afghanistan selama setahun terakhir. Puncaknya terjadi pada September 2019, namun tiba-tiba Presiden Donald Trump mengubah sikap 180 derajat dengan menyebut kesepakatan telah mati. Trump membatalkan pertemuan dengan Taliban di AS karena beberapa hari sebelum itu ada tentara yang tewas di Afghanistan akibat serangan kelompok militan.

Pembicaraan dimulai lagi pada Desember 2019 di Doha, namun dihentikan sementara setelah serangan di dekat pangkalan militer AS di Bagram.

Pada Sabtu (11/1/2020), dua pasukan AS tewas dalam ledakan bom di Kandahar. Taliban mengklaim bertanggung jawab.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut

Internasional
6 jam lalu

Nah, Menlu AS Sebut Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Iran Khamenei

Seleb
13 jam lalu

Terry Putri Ungkap Perjuangan Puasa di AS, Susah Cari Makanan Halal hingga Tempuh 70 Km untuk Tarawih

Nasional
1 hari lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal