Tambang Bijih Logam Ambruk, 200 Orang Tewas

Anton Suhartono
Ilustrasi aktivitas tambang koltan di Republik Demokratik Kongo. (Foto: Dok. AP)

Kelompok pemberontak yang menamakan diri 23 Maret (M23), berasal dari etnis Tutsi Kongo, mengambil alih kendali kekayaan Rubaya.

Kelompok M23 melancarkan serangan besar-besaran pada Januari lalu, semakin membuat panas konflik di Kongo bagian timur. Para pemberontak juga merebut Kota Goma dan Bukavu, pusat pemerintahan masing-masing di Kivu Utara dan Kivu Selatan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
11 bulan lalu

Wabah Virus Baru di Kongo: Gejala Mirip Demam Berdarah, 53 Korban Meninggal

Internasional
11 bulan lalu

Sadis, 70 Umat Kristen Tewas Dipenggal di Gereja oleh Teroris Afiliasi ISIS di Republik Demokratik Kongo

Internasional
1 tahun lalu

143 Orang Tewas karena Penyakit Misterius di Kongo, Penderita Demam Tinggi dan Sakit Kepala

Photo
1 tahun lalu

Wabah Cacar Monyet di Kongo Mematikan, Banyak Pekerja Seks Tertular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal