Tambang Bijih Logam Ambruk, 200 Orang Tewas

Anton Suhartono
Ilustrasi aktivitas tambang koltan di Republik Demokratik Kongo. (Foto: Dok. AP)

KINSHASA, iNews.id - Tambang koltan di Republik Demokratik Kongo ambruk, Rabu (28/1/2026), menewaskan sedikitnya 200 orang. Ironisnya berita ini baru beredar luas pada Jumat kemarin.

Tambang yang runtuh berada di daerah Konsesi Pertambangan Bibatama (Rubaya), Provinsi Kivu Utara. Awalnya korban tewas disebutkan puluhan orang, namun melonjak menjadi 200 orang lebih hingga Jumat, berdasarkan keterangan resmi dari pejabat setempat.

Tambang di Rubaya menghasilkan koltan, bijih logam yang bisa diolah menjadi tantalum, biasanya digunakan dalam pembuatan komputer, telepon, hingga terbang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
11 bulan lalu

Wabah Virus Baru di Kongo: Gejala Mirip Demam Berdarah, 53 Korban Meninggal

Internasional
11 bulan lalu

Sadis, 70 Umat Kristen Tewas Dipenggal di Gereja oleh Teroris Afiliasi ISIS di Republik Demokratik Kongo

Internasional
1 tahun lalu

143 Orang Tewas karena Penyakit Misterius di Kongo, Penderita Demam Tinggi dan Sakit Kepala

Photo
1 tahun lalu

Wabah Cacar Monyet di Kongo Mematikan, Banyak Pekerja Seks Tertular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal